Saturday, April 14, 2012

Pride is Cheap

Posted by Karimashita at 8:06 PM
u think? 
0 comments
Menyebalkan sekali saat orang-orang secara tidak langsung mengatakan bahwa kesedihan itu adalah hal yang memalukan dan menganggapnya sebagai bagian dari ‘galau’. Oh come on, how silly.
Bukankah kadang memang seseorang berhak merasakan sedih, saat semua hal normal terlihat sangat dramatis dan melankolis?? Bukankah itu bagian dari hidup??
Tidak ada yang sepenuhnya hitam atau sepenuhnya putih. Iya kan?

Kadang seseorang yang sangat dekat, terasa sangat jauh. Apakah itu setara dengan semua rasa yang kita rasakan atau kita korbankan??
Apakah ada hal lain yang lebih pantas didahulukan selain keyakinan bahwa diri kita tidak kehilangan rasa atas dirinya sendiri??
Siapapun kita,siapapun aku, bukankah itu hal yang berharga untuk dijaga?? Memangnya siapa mereka yang berhak menahan dirimu untuk menikmati jiwanya sendiri??

Jika ternyata memang mereka mencintai kita sebagai kita, kenapa mereka harus mencegah kita untuk menjadi diri kita??
Kenapa mereka mempermasalahkan kita??
Sangat baik jika mereka ingin menjadikan kita lebih baik, tapi menjadi lebih baik bukan berarti kita lupa akan semua hal yang membuat orang mengenal kita karena ’kita’.

Semurah itukah harga dari ’pride’ saat ini??
Entah apa yang salah, sudah sangat jelas bahwa semua perasaan ini jujur dan menjauhi kenyataan, tapi kita terlalu munafik untuk mengakuinya.

Friday, April 6, 2012

Tragedi

Posted by Karimashita at 9:24 PM
u think? 
0 comments

Seperti biasa, saat matahari makin jauh dan bersembunyi, awan berubah warna menjadi jingga, aku berjalan dengan yakin ke arahmu.
Kau yang selalu ada disana sendirian dan terdiam. Aku selalu mendatangimu, setiap senja yang hangat seperti saat ini. Aku hanya ingin mengajakmu berbincang-bincang, tidak peduli walau kau hanya terus terdiam seperti itu dan tidak menjawab.

Hai.... –aku memulai pembicaraan.
Kau tau, aku merasa bahwa semua hal ini menjadi sangat membingungkan. Entah hal apa yang masih bisa aku percayai. Semua orang menjadi terlalu sibuk untuk meluangkan sedikit saja waktu mereka untuk mendengarkan. Mereka hanya mau membagi perhatian mereka untuk sesuatu yang menghancurkan mereka pada akhirnya. Tapi tidak dengan dirimu, karena aku tau kau selalu disana untuk mendengarkan aku. –aku berkata lagi. Kuhela nafas panjang. Angin menerbangkan beberapa daun di udara. Senja semakin membeku. Aku diam untuk beberapa saat, membiarkan detik-detik menjadi lebih berharga untuk kita berdua, dengan suara desir angin yang lembut dan menggairahkan, bahkan mungkin maut menjadi lunak dalam suasana ini. Mungkin maut akan lebih baik dan penyabar.

Aku takut jika terlalu lama terjebak seperti ini. Aku kehilangan semuanya setelah aku kehilanganmu. –nada suaraku merendah dan serak. Mataku mulai terasa panas. Aku tau bahwa butiran-butiran airmata ini makin mendesak untuk bisa berjalan keluar dan ikut menikmati angin disini, disekitar kita.
Andai saja aku tidak terlalu sakit jiwa, mungkin Tuhan tidak akan menghukumku seberat ini. Mungkin tidak ada hari yang lebih indah dari hari saat hujan turun dan aku meleleh bersama dengan rintiknya, lalu masuk dan berpelukan dengan tanah. Aku sudah terlalu jauh melihat diriku sendiri. –aku menunduk dalam, hingga aku bisa melihat tanah di bawah kaki ku menjadi kemerahan karena senja yang redup. Senja tidak pernah mau berbagi atas kesabaran ini. Selalu saja cepat dan hangat. Tidak akan ada yang menyadari saat waktu telah hilang dan berlalu.

Aku ingin menjadi air atau mungkin angin saja, itu jika aku bisa mati dan dihidupkan kembali dalam kehidupan yang baru, dalam fisik yang baru pula. Aku tidak ingin lagi menjadi manusia. Kau tau alasanku bukan?? Yaa...karena saat-saat seperti ini adalah saat-saat yang menyiksa. Aku menginginkan tubuhmu merangkulku, tapi aku hanya mendapati jiwamu disana. Kosong. –aku mulai terisak. Airmata tidak bisa lagi tertahankan. Satu atau dua butir airmata jatuh dengan cepat diatas penanda mu itu. Aku memang tidak akan meneteskannya diatas tanah yang melindungimu itu. Aku tidak mau kau merasakan betapa pahitnya airmata kesedihanku.

Mereka tidak akan mau lagi mendengarkan apapun dari mulutku, jika itu tentang kesedihan, jika itu tentangmu. Mengapa mereka bisa menjadi begitu egois?. Padahal aku dengan sabar dan tenang membiarkan Tuhan memutuskan waktumu untuk bersamaku. Benar kan? –aku kembali terisak. Senja makin membeku dan biru. Selalu seperti ini, sekejap percakapanku dan waktu sudah berlalu. Aku berdiri. Untuk beberapa detik aku melihat ke arahmu dan langsung membalikkan badanku. Aku berjalan cepat. Aku akan menemuimu lagi, di senja yang lain.

Friday, February 17, 2012

Waktu membeku

Posted by Karimashita at 7:05 PM
u think? 
0 comments

Beberapa hal berjalan lambat, meniti senti demi senti jejak dengan lirih dan berduka. Waktu tidak pernah memihak, tidak juga kepadaku. Biar saja aku melangkah sendiri dalam pikiran yang melayang, tak tentu dan kehabisan harapan. Dari pagi aku masih berjalan, lurus saja di atas pasir ini. Tapi langit diatasku mendekat, menaungiku dalam cahaya sakit hati.

Sudah tengah hari, rindang hijau tak juga kujumpai. Masih ingatkah dia pada alunan suaraku yang parau menyayat ini??
Hingga tak mampu dia tinggalkan aku melewati tempat ini seorang diri.
Lalu kemana saat ilalang kembali ke dalam perut bumi?? Angin bukan lagi berhembus, hanya kaku terdiam di ujung tebing.

Ingatkah dia pada tatapan mataku yang mengelus-elus hati nya dalam damai seharian?? Lalu kemanakah dia saat waktu mencair menyisakan aku dalam kedinginan, tak beku. Jangan berkata jika kau biarkan ombak menenggelamkan nya.

Saat senja makin mendekat, waktu meleleh dalam tapak kaki ku yang keriput oleh air. Perlahan terkelupas dan mengering lalu hancur. Ini darah yang terakhir yang mampu kubiarkan menetes mengeras menjadi tanah.


Sunday, February 12, 2012

That's who I am

Posted by Karimashita at 6:59 PM
u think? 
0 comments

Terkadang manusia terlalu sibuk untuk menjadi sesorang yang bukan dirinya sendiri, atau bahkan terlalu sibuk memikirkan apa yang tidak dimilikinya. Tidakkah hal itu sangat melelahkan dan menyakitkan??
Ya. Kita semua tau jawaban dari hal itu. Tapi untuk beberapa orang, mereka berpikir bahwa itulah salah satu harga untuk bisa ’diterima’ oleh orang lain.
Sejujurnya, hampir setiap orang pernah melakukan hal itu. Tapi kenapa??

Aku sangat bangga menjadi diriku sendiri, sebaik atau seburuk apapun aku, aku bangga dan aku menyayangi diriku sendiri, sangat. Tapi aku selalu berusaha untuk selalu menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Aku memiliki sebuah pertanyaan, dan bagi siapapun kalian yang membaca tulisan ini, coba pikirkan baik-baik, dan jawablah dengan bijak.

”Who am I ??” –siapakah aku?

Apakah aku adalah orang yang baik atau orang yang jahat?? Penyabarkah? Atau pendendam?? Siapa aku??
Coba pikirkan hal ini baik-baik, siapa aku?? Siapa kalian?? Apa yang kalian banggakan tentang diri kalian? Dan mengapa kalian layak untuk disayangi? Dan mengapa itu menjadikan diri kalian sebagai diri kalian yang sebenarnya??.

For me, aku akan menjawab pertanyaan ini. Tapi untuk diriku sendiri.
Apapun yang aku lakukan, I’ll do my best. Aku akan jadi diriku sendiri, better me, the best of me. Walaupun banyak orang tidak mampu memahami aku, aku tau apa yang aku inginkan dan apa yang akan aku lakukan. Aku tidak sedang berdiri diatas bayangan siapapun, dan aku memiliki harga diri.
Apapun yang terjadi, jatuh atau terbangun, menang atau kalah, gelap atau terang, setidaknya aku melakukan nya dengan harga diri dan bangga.
That’s who I am.
Aku tidak pernah peduli saat orang tidak mengerti tentang tulisanku, tentang bagaimana aku memandang hidup, dan bagaimana aku memandang diriku sendiri. Sejujurnya, aku tidak peduli. Udara ini, makanan ini, tanah ini, darah ini, semuanya disekitarku, adalah titipan Allah-Tuhanku untuk diriku. Untuk masing-masing dari kita semua.
I’m writer, that’s who I am.
I’m free, that’s who I am. And..
I’m happy, that’s who I am.

Tidak peduli siapa yang menyakitimu, menginginkan dirimu terluka atau hancur, mereka tidak berhak untuk mengambil kebebasanmu atau kemerdekaanmu untuk menjadi dirimu sendiri, untuk menikmati hidupmu dengan cara yang kalian pilih sendiri. Mereka tidak bertanggung jawab atas kebahagiaanmu, maka jangan biarkan mereka bertanggung jawab atas kesakitanmu.
Karena itu jalanilah hidup kalian seperti kalian sendiri, mainkan peran kalian sebaik mungkin.
Katakan pada diri kalian, This is me, and I’ll be better me.


Friday, February 10, 2012

The Shawshank Redemption. -Movie

Posted by Karimashita at 11:23 AM
u think? 
0 comments
Film ini menceritakan tentang Penjara Shawshank. Unique storyline. Temen gue, ngasih gue referensi tentang film ini saat gue lagi kehabisan bahan tontonan. Sekitar satu taun yang lalu. Awalnya gue pikir ini bakal jadi  film yang sangat membosankan. Karena latar nya sekitar taun 40-an deh kalo ga salah, gue melewatkan bagian itu.
-skip
Film ini memceritakan tentang seorang Pria, namanya Andy Dufresne. Seorang Bankir yang sangat cerdas. Dia terpaksa masuk ke Shawshank karena tuduhan membunuh istri dan selingkuhan istri nya. Padahal sebenernya Andy Cuma ada di saat dan waktu yang ga tepat.
Saat di penjara, dia bertemu dengan beberapa orang tahanan yang bisa dibilang baik, ga peduli gimanapun masa lalu mereka. Sampe akhirnya salah satu tahanan itu, namanya Red, jadi sahabat Andy. Red itu kaya ’glodok’ haha... lo bisa dapetin barang apa aja dari dia, dia bisa nyelundupin banyak barang ke penjara. Suatu hari, Andy minta Red nyelundupin sebuah palu kecil buat dia.
-skip-
Someday Andy, Red dan beberapa temannya dapet kerjaan meng-aspal dikuar penjara. Ga sengaja, Andy denger salah satu sipir bermasalah sama keuangan, Andy yang dulu nya adalah seorang bankir merasa bisa bantu sipir itu. Dari situ semua dimulai, Andy jadi seseorang yang sangat dihormati disana. Dan kepala sipir disana menggunakan Andy sebagai orang yang membantu dia menggelapkan dana-dana korupsi.
-skip-
Oke ini cerita yang panjang, gue juga ga minat untuk nyeritain semua nya disini, gue mau nyeritain gimana film ini sangat menyentuh gue. Seriously.
Gue ngerasain banyak feels saat gue nonton film ini. Ada salah satu adegan yang bikin gue berlinang airmata malahan. Film ini unik, entah gimana caranya, dia ngasih gue semacam flashback yang aneh tentang bagaimana seorang manusia menjalani hidup dengan harapan bahkan di hopeless place sekalipun kaya Shawshank.

Andy bilang, ”Jika kamu tidak sibuk untuk hidup, maka kamu akan sibuk untuk mati”
How simple and beautiful.
Gue pengen banyak orang yang bisa ngerasain hal yang sama kaya gue. Film selalu ngasih kita batas yang tipis, antara dunia kita sama dunia mereka, gue bisa ngerasain sesuatu yang lain saat gue ngeliat potongan-potongan scene itu.

Gimana itu bisa capture everything.

Get busy. Itu yang gue pikirin saat ini. Seperti Andy, gue selalu ngeliat dunia dengan cara yang berbeda. Gue selalu menikmati dunia dengan cara yang orang lain ga bisa ngerti. Gue selalu bisa nemuin hal-hal yang orang lain lewatkan dalam hidup mereka.
Someday, tulisan-tulisan gue bakal dibaca banyak orang, dan gue bakal nemuin Red-gue sendiri untuk menceritakan tentang kisah gue ke orang lain.

Just like Andy, I’ll find my own Red to tell the world about me, about my life.

Wednesday, February 8, 2012

Selamat tidur

Posted by Karimashita at 10:25 PM
u think? 
0 comments

Sang cicak kecil merangkak di dinding kayu.
Malam semakin larut dan larut.
Mata bulat yang menjijikkan, terhenti kaku.
Dalam satu titik yang terpaut.

Disana
Si ibu tua
Memberi senyum
Selamat malam

Ibu mendekap gadis kecil cantik yang menggenggam kantuk
Tak peduli rintik hujan yang mengirimkan mimpi buruk
Tidur sajalah, hei kau putri kecil yang merona
Biarkan malam menyelesaikan mantranya

Sang cicak bersuara decitan
Menangkap dingin dalam alunan
Sudah lama dia tidak peduli dengan perasaan
Yang membuatnya buta tentang impian

Si ibu tua mulai bersenandung...
Lagu malam pengantar lelap..

… Cantikku, biarkan gelap menutupi kamarmu
… Pejamkan matamu dan rasakan pilu
… Karena aku tau mentari esok menunggumu
... Dalam kesetiaan dan buaian embun



Saturday, February 4, 2012

Sadness

Posted by Karimashita at 6:58 PM
u think? 
0 comments
Why did people feel bad or feel sad??
Gue banyak bertanya tentang hal ini hari ini, It's a simple question, but the answer?? not simple at all.
Semua hal yang terjadi di sekitar kita, semua hal yang Allah biarin untuk bisa kita rasain, semua nya, adalah hal kompleks yang gue sendiri gatau kenapa itu bisa terjadi atau bisa di rasakan.
Semua orang punya definisi 'Sadness' masing-masing. Gue kenal beberapa orang yang merasa sedih saat ga punya uang, atau saat lagi kesepian, ada juga yang saat patah hati. YUP. Banyak cara menuju kesedihan.
Tapi kenapa??
Hmm... ini yang gue pikirin tentang gue, dan tentang kesedihan gue..
Semua hal, adalah hal menyedihkan buat gue, somehow, sometimes.
..Saat lo berharap, tapi mengecewakan, That is sadness for me..
..Saat lo tersenyum, tapi sebenernya lo terpaksa dan lo sakit di dalem, That is sadness for me..
..Saat lo berarap ada yang ngerti lo, tapi ternyata ga ada, dan semua orang cuma bisa liat siapa lo dari your reflection,, That is also sadness for me...


Kenapa??
Kenapa semua nya seems blue and blur?? Segitu suramnya kah gue memandang dunia?? NOPE. Gue cuma terlalu realistis dengan cara yang ga realistis sama sekali. How??
Gue punya perasaan,, I'm fragile ,, but Gue ga mau terlibat dalam perasaan gue sendiri, tapi itu sangat menyiksa. itu mengapa gue bilang "Gue cuma terlalu realistis dengan cara yang ga realistis sama sekali."


" Saat yang diam itu adalah aku... Mengapa tak kau rengkuh aku dan biarkan aku mengalirkan kalimatku dalam sentuhanku padamu??
mengapa sulit menambahkan rasa dalam hatimu tentang keberadaanku..??
Setiap malam aku melihat sebuah bintang jatuh, menghancurkan nadiku satu per satu..
Sampai kapan kah aku perlu merasa ini??
Merasa bahwa semua rencana ini adalah bagian terindah dalam rancangan hidupku??
Jari-jari ku tidak sedang bergetar takut untuk menangkap bayanganmu,, hanya saja, aku hitam dan aku penuh penderitaan..
Selama kulihat tanah lembab merah itu masih terlihat marah,, akupun demikian...
Kepada siapa??
aku. "



Friday, February 3, 2012

Broken

Posted by Karimashita at 6:37 AM
u think? 
0 comments
" Mereka yang tidak mampu memahamimu, maka tidak akan mampu mengasihimu...."


Satu kalimat sederhana itu, pagi ini ngebuat aku diam dan berpikir. Apa bagian tersulit untuk bisa di pahami??
Bukankah cinta dan kasih itu sederhana?? bukankah itu bagian dari helaan nafas lembut tiap pagi..tiap siang.. dan tiap malam??
Aku mengharapkan suatu pengertian, dari jiwa yang melampaui batas pandang ku... yang atasnya aku berusaha menerima apapun dan mengerti segalanya.


Bukankah lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali??
Bukankah berharga mempertahankan siapa yang mencintaimu??


Aku bertanya bukan karena aku bodoh, tapi aku tersesat, aku terlalu menikmati bermain-main dengan pikiranku.. aku terlalu menikmati mencari-cari jawaban atas gundahku sendiri...


Hei bintang,,
kumohon berhentilah mengusahakan ini.. Kau sudah cukup disakiti oleh rasa menyesal dan selalu berharap ada pengertian lain di hidupmu..
Anggap saja, kau yang putih kaku itu tidak mampu di pahami oleh siapapun saat ini,, tapi saat nanti, ketika datang padamu seorang yang mampu memahami bentukmu.. menerima hati dan jiwamu,, saat itu lah kau akan berhenti bertanya..



 

karimashita ♥ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea