Wednesday, November 30, 2011

Percakapan

Posted by Karimashita at 9:44 PM
u think? 
2 comments
Seorang gadis menghampiriku, sebaya denganku, rambutnya terang sebahu dan bibir nya tipis.
Entah kapan dan dimana, aku mengenalnya.
Aku diam saja, penasaran apa yang ingin dia katakan padaku. Dia mengambil tempat tepat disebelahku, dengan senyum singkat, lalu dia menolehkan wajah nya kearahku.

" Aku ingin bercerita." dia berkata singkat. Aku memberinya senyuman dan mengangguk.
" Silahkan.. " aku menjawab lembut.

Dia menghela nafas panjang, seperti sedang menyusun kata-kata untuk disampaikan. Aku bersabar, membiarkan dia menikmati waktu nya.

" Aku membenci kehidupan. " dia berkata kemudian, aku spontan menoleh ke arah nya dan bertanya.
" Kenapa? "
" Karena kehidupan juga membenciku. " dia menjawab dengan tenang dan sendu. Untuk beberapa saat aku terdiam, bingung hendak menyampaikan apa.

" Kehidupan memang seperti itu kan. " aku berkata juga akhirnya, dia mengangguk lirih, mengiyakan kalimatku.
" Aku tidak pernah punya waktu untuk merasakan. " Dia melanjutkan lagi.
" Merasakan apa? " aku bertanya cepat.
" Merasakan apapun, semuanya. Terlalu hitam putih. Kehabisan akal dan terkucilkan. " Dia menunduk, dalam dan penuh perasaan.
" Hidup itu.... " aku berkata, namun mendadak kehabisan kata-kata, lalu aku diam sejenak. " Hidup itu warna-warni.. kau terlalu kolot dan picik. " Kataku selanjutnya. Dia tersenyum getir mendengar kata-kataku.

" Aku ini sedang patah hati. Tidakkah kau bisa melihat itu? " Dia bertanya lagi.
Aku tersenyum simpul, aku mengangguk sambil berkata,
" Tentu saja aku tahu, apa lagi hal lain yang mungkin terjadi padamu dan mampu membuatmu sangat hancur?? "

Kami berdua diam, dalam angin sore yang dingin dan sedikit bau, bau senja.
Aku menikmatinya, sangat.

Dia berdiri dan menoleh ke arahku,
" Jangan mengulangi lagi ya.. Aku menyesal sudah melakukan ini.. " katanya dengan bijak dan lembut. Aku mengangguk.
" Iya.. "
" Dan, saat aku sudah kembali ke masa lalu, perbaiki masa ini untukku. " Dia berjalan sambil melambai pergi.
" Aku tidak menyangka, aku secantik ini di masa ini. " Dia kembali berkata sambil menunjuk wajahku. Aku hanya tersenyum sambil membalas lambaian nya.
" Omong kosong. Bukan nya kita sudah mengetahui betapa cantik nya kita saat ada di jamanmu?? " Aku tertawa renyah, dan Dia menghilang.

Sunday, November 20, 2011

Putri Kecil - II

Posted by Karimashita at 11:31 AM
u think? 
2 comments
Masih sama seperti saat kemarin aku melihatmu,
dalam layu nya rumput di bawah telapak kakimu. Kuhirup perlahan teh di cangkir kecil yang ku genggam. Hidupmu, menjadi film yang sempurna untuk di tonton.
kulihat gaun satin yang terjuntai jatuh hingga lututmu itu, bagaikan angin dalam badai..
menunjukkan betapa suram nya hidupmu.
Saranku, jangan lagi dengan warna beige itu, kau terlihat sangat menyedihkan.


Kau duduk di sudut jalan itu,
tangan kecilmu menekan-nekan tanah.. hei putri, apa yang kau pikirkan?? apakah kau berharap ada cahaya di bawah situ yang mampu mengangkatmu ke langit?
kau konyol, pemimpi, dan bodoh.


kulihat di atas, awan berkumpul dan cemberut.
terlihat marah dan bosan.
Hei.. jangan hujan.
Lihat lah itu, si Putri kecil dengan rambut coklat terang nya yang kusam..
dia hanya memiliki asa untuk berlindung.. jika hujan, aku akan kembali menangisi nya, dan aku tidak mau.


aku rela, jika hidupku ini adalah melihat nya berjalan.. dari sudut ke sudut.. dari bias ke bias...


tidak apa-apa untukku jika aku, menjadi satu-satu nya yang menulis tentang hidupnya..

Saturday, November 19, 2011

Putri Kecil

Posted by Karimashita at 6:25 PM
u think? 
0 comments
Siang itu, saat matahari tepat ada diujung ubun-ubun, kaki kecil nya berjalan lirih, seperti diseret paksa, hanya tertahan oleh keinginan.


aku melihat nya dari kejauhan, dalam tubuh kecil dan rambut coklat terang yang lurus sebahu, dia terlihat kuat sekaligus rapuh.
beberapa detik kemudian, dia berhenti, menengadahkan pandangannya, menoleh ke arahku. seperti bingung, aku tau dia tidak menemukanku disana.


oh, aku melihatmu dalam setiap asa dilangit.


dalam langkah-langkah kecilmu selanjutnya, entah apa, aku berharap juga bisa melangkah mendekatimu.. menciumimu.. mendekapmu dalam diam..
kulihat disekitarmu, semua nya menutup mata, berdiam, acuh.


ah..putri kecil.. kesepian sekali ya?
seandainya mungkin, aku ingin memberikanmu ruang.. untuk duduk dan istirahat.


dunia ini terlalu kejam ya padamu? hingga kau terlalu takut untuk bersandar walau hanya sedetik??
aku mengerti perasaanmu, sungguh.


namamu yang lembut itu selalu kubisikkan dalam pejam malamku.
aku ingin kau mendengarkan, aku ingin kau merasakan.
tangan dunia yang kekar dan legam itu menggenggam tubuhmu terlalu keras.. aku paham.
aku ingin kau melepasnya..


ayo sini menangis bersamaku.. aku sangat mengerti sakit hatimu..
aku mengerti kesepianmu..
mendekat padaku, putri kecil, bersandar lah di hidupku.

Monday, November 7, 2011

Kita Berbeda

Posted by Karimashita at 6:23 PM
u think? 
2 comments

karena kita berbeda, aku bisa menikmati warnamu.. karena aku bangga menjadikanmu seutuhnya sepertimu dimataku...


karena kau pria-ku,, yang kuingin mengerti sisi kewanitaanku..
jangan lepaskan, jika kau mampu merasakan aku, dalam hitam atau putih..
jangan acuhkan, jika kau mampu memasukkan aku ke dalam bingkai rasa yang sejati..


karena kita berbeda.. aku menikmati setiap detik, saat aku menjadikan diriku seutuhnya sepertiku dimatamu...


rasakan perasaanku, lalu hadapilah..
nikmati hatiku, lalu resapilah..


aku menunggumu mengerti..


kita berbeda.. kita yang terindah karenanya....

Saturday, November 5, 2011

kehilangan

Posted by Karimashita at 11:49 AM
u think? 
0 comments
entah bagaimana.. aku merasakan ini.. sesuatu yang meresap dan mendarah daging.. sudah terlalu lama kah aku bermain dengan bayangan itu?
melambai-lambai dalam ujung jari yang berdarah..
masih dalam tatapan sendu yang sama.. saat aku sentuh bibir nya..

entah bagaimana.. aku menghilangkan ingatan yang disulam menjadi satu dengan nadi..

suaraku masih serak dan perih..
dalam kehilangan aku mampu menemukan.

jika ini pilihan batin yang tercabik-cabik itu, olehku, maka ampuni aku...

jiwaku yang syahdu..

aku masih meratapimu.. mengasihanimu...
 

karimashita ♥ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea