Friday, February 11, 2011

selamat malam

Posted by Karimashita at 9:20 PM
u think? 
0 comments
sedang apa??


tidakkah kau lelah memunguti beras yang bercecer itu??
menyusuri langkah nya yang tidak bertujuan dan hambar...
iya kan??


jika masih waktu bisa kita lihat detiknya,,
mungkin aku akan setia disana memandangimu..


mengiyakan nyanyianmu tentang kisah yang menggerogoti jiwamu itu..


ayolah...
berhenti melangkah sebentar saja...


dengarkan aku berceloteh,,
tentang bunga yang wangi dan mekar merekah...


aku tahu kau tidak bodoh..
batinmu hanya terlalu sibuk untuk menjadi datar seperti yang lain..
jika suatu saat kau menoleh ke arahku,,
aku jamin..
kau akan terkejut melihat wajahku..


haha..
kenapa???


ya..
aku ini cantik...kenapa baru sadar??
aku bukan guntingan kertas sampahmu itu,, yang lebur tak berbentuk..
memaksamu membaca dan mengerti..
sungguh..
itu keterlaluan..


berterima kasihlah kau padaku..
saat ini..
seterusnya...


alam mempertemukanmu denganku...
mengajarkanku mendekapmu dalam kegilaan itu..


berterimaksihlah...


aku janji..
besok aku akan membawakanmu sekotak senyuman lagi..
di tempat ini..
dengan tangan rapuh itu di pundakku...


sekarang aku pulang...
kembali pada langit hitam yang menimang-nimang dosa...
kisah ini masih akan berlanjut...
bersabarlah...

Friday, February 4, 2011

dongeng

Posted by Karimashita at 1:16 PM
u think? 
2 comments
matahari masih jauh di ujung...
burung masih terdiam dalam sangkar-sangkar takut yang membelenggu..
seandainya saja..aku menyanyikan lagu malam agar bumi kembali teduh dalam gelap..

sang putri masih berjalan lirih di depan kerajaan..
membawa sekotak harapan yang rapat dalam kenyataan yang palsu...
aku melihat jiwanya diam..
tapi menggerak-gerakkan bibir seperti sedang berdoa..

"dewa pagi...
bawa jiwa yang terbelenggu menjadi merdeka atas hak nya...
aku merana dalam lekukan surga..
di dunia yang engkau biarkan menjadi dunia dalam mimpi para-para jiwa bebas.."

aku melihat lirikan matanya mencari-cari bayangan....
entah seperti apa itu...
seolah ingin memaksa hatinya agar menemukan tangga baru untuk pergi dan menjauh..

lalu...
seorang penyair memantulkan kata-kata dalam batin nya..
menumbuhkan nyawa dalam lisannya...
pria kuat yang menolong dengan tangan-tangan bahasanya...
diam dalam lamunan yang sekejap..
dia menyuguhkan cinta pada dunia dalam ciptaan nya...
dalam sunyi...

"wahai sang angin...
masihkah kau mampu bawakan khayalan suram untuk memanduku..
menemukan hidupku yang tergantung di dalam nya??
mungkinkah ketukan penamu masih menggerak-gerakkan dinding yang kubangun kokoh dalam sukma??
aku ingin membebaskan belenggu alam atasmu..."

dia tersenyum simpul dan tak bermaksud..
menyadarkan jiwaku bahwa aku sepenuhnya ingin dia kembali menuliskan kunci-kunci bagi jiwa yang terpenjara dan sakit..
entah kapan..
suatu saat dongeng akan mengalunkan mereka dalam irama yang satu..
aku akan menjadi saksi yang ati dalam diam-ku yang indah..

aku melihat mereka...
berjalan mendekat dan terus mendekat...
lalu bertemu..
dan dalam senyum,,
aku melihat mereka saling membunuh dalam tatapan pertama itu..
 

karimashita ♥ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea